Rencana Menkeu menghadapi Krisis Global, menaikkan UMR?
Saya baca koran "Radar Cirebon" hari ini, terkaget-kaget, bahwa ada rencana kenaikan UMR gara-gara Krisis Keuangan di Amerika Serikat.
Petikannya sbb: Giliran Selamatkan Sektor Riil ....................... Pemerintah mulai menyiapkan antisipasi menopang sektor riil. Perangkat aturan disiapkan dengan memberikan insentif dan upaya lain untuk memperlancar usaha, baik yang berorientasi ekspor maupun pasar domestik, agar terhindar dari dampak krisis finansial global. "Policy-nya akan kami rumuskan lebih konkret. Arahnya sudah ada," kata Sri setelah rakor tadi malam. Kebijakan akan menyangkut kelistrikan, bahan bakar nabati (BBN), dan yang terkait dengan perdagangan dalam rangka penetrasi ekspor. Aturan tenaga kerja akan terkait dengan upah minimum yang diharapkan bisa menjaga kepentingan pengusaha dan tenaga kerja. Pemerintah sedang mempertimbangkan kenaikan upah minimum regional (UMR) sebagai upaya peningkatan kesejahteraan pekerja dan penyerapan tenaga kerja menyusul antisipasi krisis keuangan global. Ani mengatakan kesejahteraan yang membaik akan meningkatkan daya beli masyarakat. .................. Saya bingung dengan ibu Menkeu, meningkatkan kesejahteraan dengan menaikkan UMR, yang notabene, dibayar oleh pihak swasta. Yang saat ini pihak swasta sedang kesulitan, karena kenaikkan bunga pinjaman. Dimanakah perasaan ibu menteri keuangan? Dan pengeluaran pajak untuk pengusaha, rasanya naik terus. Ambil yang paling mudah saja, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang setiap orang memiliki rumah/tempat usaha, akan membayar PBB, pada kenyataannya setiap tahun meningkat. Malahan pada tahun ini, saya membayar PBB naik 25% dari tahun kemarin. Mungkin saat ini waktunya efisiensi ketat, pecat saja karyawan yang tidak bekerja maksimal, daripada membebani fix cost tiap bulan, lebih baik pecat saja. Dan pengangguranpun akan meningkat. Mudah-mudahan tidak terjadi.
Posted on October 21, 2008 | 14 comments
Komentar
Ferry (October 22, 2008 10:57) .......Pemerintah sedang mempertimbangkan kenaikan upah minimum regional (UMR) sebagai upaya peningkatan kesejahteraan pekerja dan penyerapan tenaga kerja menyusul antisipasi krisis keuangan global.
......
Rasa-rasanya kok nggak konek antara peningkatan penyerapan tenaga kerja dengan menaikkan UMR.
Apa nggak kebalik bu...?
Kalo dipaksa sih konek jg (mungkin), tapi bakal panjang ceritanya....
UMR naik - belanja meningkat - keuntungan produsen meningkat - butuh tenaga kerja lagi...
Lah kalo export?..
Ah...teori......
CMIIW | Andy Yusuf (October 22, 2008 21:26) Hmm... saya tidak yakin dengan cara ini akan memberikan dampak yg positif. cari solusi yg bagusan dikitlah... :P | Vieo (October 23, 2008 01:24) "Pemerintah mulai menyiapkan antisipasi menopang sektor riil. Perangkat aturan disiapkan dengan memberikan insentif dan upaya lain untuk memperlancar usaha, baik yang berorientasi ekspor maupun pasar domestik, agar terhindar dari dampak krisis finansial global"
===================================================
Bu Mentri kok ga ngeh ya, orang kondisi finansial global sedang terjadi, malah rencana menaikan UMR. Boro boro insentif dari pemerintah, orang pinjaman bunga bank saja naik..
Kalo tenaga kerja sih malah senang aja ada kenaikan UMR, tapi pihak perusahaan yg notabene ekspor..??? bisa ngluarin produknya saja sudah bersyukur, lha kalo sepi ga ada yang order....apa bu mentri mau jamin kalo PHK besar besaran..????? Cape deh.... | rudy (October 23, 2008 01:52) saya lebih senang dengan komentar : ...belanjalah produk2 dalam negeri atau belanjalah di pasar2 tradisional...sepertinya itu lebih real untuk sektor real...(bukan jargon2 kampanye loh)...
alangkah lebih baiknya dlm situasi sulit sekarang ini mengambil kebijakan yang mendukung semua pihak, bukan hanya satu pihak saja, tapi mengorbankan pihak lain...apalagi mendekati pemilu, ingin memperoleh simpati dari orang banyak agar terpilih lagi..
hidup petani,pedagang dan nelayan indonesia laaahhh !!!! | Arief Fajar Nursyamsu (October 23, 2008 02:07) Kalau menurunkan UMR kan menuai demo..
Kalau menaikkan kan tidak mungkin exportir demo.. soalnya langsung berbenturan dengan pekerja..
Solusi yang bermata dua.. tapi ujung-ujungnya exportir yang ditekan..
Nah.. kalau gitu.. kapan target export dipenuhi? Masak mau revisi terus.. | Bang Jo (October 23, 2008 04:58) engan kenaikan UMR diharapkan daya beli para pekerja tetap ada ditengah krisis ini. dan seperti biasa pemerintah menyalakan api, pihak swasta yang melakukan pemadaman hehehe.
jika kebijakan ini ditentang oleh pengusaha, muncullah demo-demo buruh. jika kalangan swasta menerimanya, mesti cari akal untuk efisiensi dari hal yang lain untuk menyiasati penurunan omset.
sebaiknya konsep UMR/UMP/UMK ini dihapuskan. hal ini hanya akan memanjakan pekerja akan tetapi tidak akan menimbulkan keadilan. pekerja yang produktivitasnya lebih baik akan merasa malas karena dihargai sama dengan pekerja yang produktivitasnya rendah.
btw, kebijakan pemerintah mana yang terakhir pro swasta?
* 7 hari kerja (perhitungan lembur??)
* penggunaan genset sendiri untuk mengurangi beban listrik (beban listriknya siapa? bagi swasta (mal+hotel) beban listriknya malah nambah kok)
*suku bunga naik ditengah-tengah penurunan suku bunga di negara lain
*harga CPO sudah jatuh ke titik terendah, Pajak ekspor dihilangkan?
"rite or wrong is my country* sigh | Unggul Kartiko (October 29, 2008 00:28) Ya semoga pemerintah lebih suport lagi ke pengusaha dan tdk justru malah menambah beban. Bagaimana kita para enterpreuner bisa kompetisi kalo pemerintah kita sendiri kurang suport.
Coba lihat negara luar seperti China,pemerintah justru memberi fasilitas utk bisa berkompetisi di dunia global saat ini. Bagaimana kita bisa menang lawan China.. So.. skrg gak ada yg menang ama china kalo urusan harga.. hiks | Budi (July 17, 2010 22:35) Ya moga moga selalu memberikan support yang terbaik buat para pelaku UKM. | kerajinan kuningan (June 09, 2011 07:19) wah kita mesti ikut naikain gaji umr pengrajin nich | ardi (November 18, 2011 01:58) Itu pernyataan 2008 ---- sekarang 2011 kenyataannya nol besarrrrr ! upah buruh hanya 50% dari hidup layak .... ! | kerajinan tembaga (March 08, 2012 05:51) jangan hanya rencana dan janji mulu'... | Wanda (September 15, 2012 19:29) Thank backlinknya . sealmat untuk para top komentator .. saya no 6 gak apa2 yg penting masuk, karena sering offline (acara ke luar kota) dan kesibukan pekerjaan, tapi update posting tetap saya usahakan gak lebih dari 4 hari | Batik Pekalongan (October 30, 2012 23:46) Hmm mengenang sosok Menteri Perempuan nan Tegas ini. Saat ini Indonesia banyak membutuhkan sosok2 seperti beliau, Sri Mulyani | Ki Jagat Motivasi (November 04, 2012 17:45) Postingan ini sudah lama, tetapi masalah yang terjadi masih aktual di Indonesia.
UMR jadi sasaran... hmmm, seperti biasa. Baru diumumkan, belum kenaikan upah terjadi, TETAPI harga-harga sudah naik lebih dulu. :(
CMIIWW |
Directory Listing
We sell furniture agriculture http://www.mustikafurnitureagriculture.com We korean style fashion clothes, baju, pakaian and accessories http://www.cleocat-fashion.com uAUyzb tailumdfhoqc, [url=http://wywxgklwccpf.com/]wywxgklwccpf[/url], [link=http://muiujslyosmq.com/]muiujslyosmq[/link], http://dgkvbvxtdeas.com/ http://dwldnkdcvgpa.com/ London Autobody Center can handle any drivable repair while our state of the art, mobile service vehicles bring the latest paint and collision repair solutions right to your http://www.londonautobody.ca wholesaler exporter of jewelry woman accessories handbag handicrafted made in bali indonesia http://bcbali.com
Motivation Words
Bagaimana kita berprestasi sebagai individu akan menentukan bagaimana kita berprestasi sebagai bangsa.
|
Customer Support
 1 visitor online
|