![]() |
Kenapa Impor Rotan?http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2010/07/18/kenapa-impor-rotan/
Membaca sebuah judul berita di harian kontan online membikin suatu kekagetan , karena negara yang kaya atas rotan malahan mengimpor rotan dari luar. Berdasarkan komiditi pertanian yang ditampilkan di website Bank Indonesia bahwa rotan dihasilkan oleh Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Irian Jaya Barat, Jadi pertanyaan yang muncul adalah apakah 11 propinsi yang menghasilkan komiditi rotan tidak mencukupi untuk produksi yang dibutuhkan dalam negeri ? Karena menurut data yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan, impor mebel dari rotan Januari-April 2010 tersebut mencatat nilai US$ 386.805 atau sekitar 183.108 kg. Jumlahnya naik 31,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai US$ 294.462 atau seberat 124.275 kg. Sedangkan dari tahun ketahun, angka impor mebel dari bahan baku rotan tersebut mengalami penurunan. Catat saja tahun 2005 lalu, realisasi impor mebel berbahan baku rotan mencapai US$ 1.605.224 dengan volume 1.818.795 kg. Kemudian realisasi impor tersebut hingga 2008. Sumber http://www.kontan.co.id/index.php/industri/news/40684/Aneh-Indonesia-Masih-Impor-Mebel-Rotan dan http://www.bi.go.id/web/id/DIBI/Info_Pengusaha/Komoditi_Unggulan/# Komentar
Tulis KomentarDirectory Listingowner |
SponsorLatest Blog EntriesRecent Responses
|